Skip to content

((exclusive)): Monster University Dubbing Indonesia

Bagi generasi yang tumbuh di tahun 2010-an, suara Mike Wazowski yang dibawakan Arie Untung sama ikoniknya dengan suara asli Billy Crystal. Begitu pula raungan menggemaskan Sulley yang dilembutkan oleh Ade Firman.

A: Tidak. Lagu tetap dalam Bahasa Inggris, namun narasi pembuka yang dibacakan Sulley versi Indonesia ikut terdengar di campuran audio akhir. monster university dubbing indonesia

Mengapa demikian? Karena tim Indonesia berani keluar dari pakem "penerjemahan sekolah". Mereka tidak menyebut "Fraternity" sebagai "Persaudaraan" yang terdengar kaku, melainkan "Geng" atau "Komunitas Kampus". Sementara itu, dubbing Malaysia cenderung lebih formal, dan Thailand cenderung literal. Keberanian menggunakan kata "Gokil", "Ngeselin", dan "OK deh" membuat audio Indonesia terasa seperti film komedi lokal yang berkualitas tinggi. Kesuksesan Monster University dubbing Indonesia membuka pintu bagi film-film animasi besar berikutnya. Sebelum film ini rilis, banyak penonton Indonesia yang meremehkan dubbing dan lebih memilih menonton versi subtitle atau asli. Namun, setelah mendengar Arie Untung sebagai Mike, persepsi itu berubah. Bagi generasi yang tumbuh di tahun 2010-an, suara

A: Banyak penggemar menganggap dubbing Monsters University di film lebih baik karena budget produksi yang lebih besar dan pelibatan artis terkenal. Serial Monsters at Work (2021) cenderung menggunakan pengisi suara yang kurang dikenal. Lagu tetap dalam Bahasa Inggris, namun narasi pembuka